Setelah lama saya berhenti menulis pengalaman dan cerita yang saya jumpai dalam hari-hari saya menjadi guru. Hari ini saya mulai membiasakan lagi menulis. Menulis setiap cerita berkesan, pelajaran bermakna yang saya dapatkan dari siswa yang ada disetiap hari saya, atau kejadian yang saya alami, atau orang lain yang dengannya saya terlibat setiap hari.
Guru BK, profesi yang bagi sebagian besar orang mungkin masih agak membingungkan. Ada yang bilang, "yang suka ngomelin anak ya." Atau sebagian bilang "waktu saya sekolah, guru BK saya ngga ngapa-ngapain" --sedihnyaaaaaaa😢. Ada juga yang bilang "yang suka dengerin curhat ya?-- ini lumayan lah..haha..
Bekerja sebagai guru Bimbingan Konseling membuat saya disebagian besar waktu terlibat dengan perasaan orang lain. Tidak hanya masalah, rasa sedih, marah, tapi juga bahagia, cinta dan sebagainya. Apalagi, saya bekerja di level SMA--ketemu ABG setiap hari. Membuat saya sering senyum-senyum sendiri jika mendengarkan cerita-cerita mereka tentang dirinya dengan rekan sebayanya. Namun, jika masalah yang diceritakan adalah masalah keluarga--apalagi masalahnya pelik. Duh... Saya bisa memahami kebingunan mereka menghadapi masalah tersebut
Guru BK, profesi yang bagi sebagian besar orang mungkin masih agak membingungkan. Ada yang bilang, "yang suka ngomelin anak ya." Atau sebagian bilang "waktu saya sekolah, guru BK saya ngga ngapa-ngapain" --sedihnyaaaaaaa😢. Ada juga yang bilang "yang suka dengerin curhat ya?-- ini lumayan lah..haha..
Bekerja sebagai guru Bimbingan Konseling membuat saya disebagian besar waktu terlibat dengan perasaan orang lain. Tidak hanya masalah, rasa sedih, marah, tapi juga bahagia, cinta dan sebagainya. Apalagi, saya bekerja di level SMA--ketemu ABG setiap hari. Membuat saya sering senyum-senyum sendiri jika mendengarkan cerita-cerita mereka tentang dirinya dengan rekan sebayanya. Namun, jika masalah yang diceritakan adalah masalah keluarga--apalagi masalahnya pelik. Duh... Saya bisa memahami kebingunan mereka menghadapi masalah tersebut
Komentar