Nulis,
Sejak kapan saya nulis? Kalo nulis diary sejak SD. Karena papa saya nyiapin diary yang isinya perjalanan hidup saya sejak lahir. Saya juga "dibuat suka baca" oleh mama saya. So, saya akrab dengan buku sejak saya belum dapat membaca secara lancar😅. Saking sukanya saya sama buku, saya pernah punya perpustakaan pribadi dan salah satu cita2 saya adalah punya taman bacaan. Tapi sekarang buku2nya banyak yang sudah saya sumbangkan ke bbrp taman bacaan dan perpustakaan.
Lalu, sejak kapan saya suka nulis serius? Yes, setiap tulisan butuh keseriusan, ketelitian dan pengetahuan dalam. Karena sebelum menulis kita harus banyak membaca dan belajar. Saya mulai serius nulis sebetulnya sejak saya masih berprofesi sebagai staf humas di @mitranetra. Yang saya tulis yaaa seputar pekerjaan dan kegiatan bidang humas. Menulisnya pun hanya di blog. Saya semakin serius nulis sejak bergabung dalam Komunitas Menulis Online karena ada tugas dan target ...hehehe. Lalu, saya mendapat kesempatan bergabung dalam kelas menulisnya #inspiratoracademy yang membawa saya pada kesempatan2 selanjutnya. Jadi kontributor di bernas.id salah satunya. Ngga sampe situ aja, Allah beri saya kesempatan untuk ikutan nulis antologi. I wrote more than 200 articles and there will my fifth antology with @ruang.antologi
Tapii saya selalu merasa tulisan saya ngga pernah bagus. Saya tuh barat remahan rengginang di kaleng Khong Guan😂. Orang baca artikel saya. Baca tulisan2 saya. Padahal sebetulnya, saya merasa masih banyak banget perbaikan yang harus saya lakukan.
Allah selalu memberikan saya kesempatan yang luas dan mempertemukan saya dengan orang2 hebat. Dibelakang tulisan2 saya selalu ada editor2 keren yang membantu agar tulisan saya jadi kece. Ada juga para first reader yang selalu siap memberikan komentar plus saran yang membuat tulisan saya lebih berisi. Tanpa editor dan para first reader kayanya ngga akan ada puluhan artikel saya yang published.
Kita memang ngga bisa maju, berkembang, dan sukses sendiri. There are always a team behind us dan kita ngga akan jadi siapa2 tanpa semua orang2 hebat itu....
Komentar