Langsung ke konten utama

PENDIDIKAN dan LATIHAN PROFESI GURU (PLPG) 2017

Program Latihan dan Pendidikan Guru (PLPG) adalah program pendidikan yang diadakan oleh pemerintah dan bertujuan untuk menyamakan kredibilitas guru di Indonesia dari sisi keilmuan dan pendapatan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mensejajarkan kualitas pendidikan Indonesia dengan negara-negara yang maju dalam bidang pendidikan.

Program PLPG yang saya ikuti ini adalah PLPG Tahap I Rayon UHAMKA yang diadakan di Graha Insan Cita,  Depok,  Jawa Barat. PLPG ini dilaksanakan selama sepuluh hari terhitung sejak Rabu, 13 s.d. 23 September 2017. Sesi pembelajaran pada hari kedua dilaksanakan pada pukul 07.30 s.d. 14.30wib.

Peserta yang mengikuti PLPG Tahap I ini adalah para guru Sekolah Dasar (SD) sebanya 120 orang,  guru Taman Kanak-Kanak sebanyak 19 orang, guru Matematika sebanyak 25 orang,  guru Bimbingan Konseling sebanyak 19 orang, dan guru Bahasa Inggris 25 orang.

Kegiatan pertama dari rangkaian kegiatan PLPG Tahap I ini adalah kuliah umum mengenai " Tantangan Mewujudkan Pendidikan Bermutu dan Merata melalui Peningkatan Profesionalitas Guru" yang disajikan oleh Prof. Fasli Jalal,  Ph.D.

Sebelum pelaksanaan PLPG ini,  kami,  para calon peserta PLPG wajib mengikuti kelas online. Satu kelas online dimana diikuti oleh sepuluh orang calon peserta dengan satu orang dosen pendamping sebagai mentor. Materi pembelajaran dalam kelas online adalah modul pedagogik dan bidang studi. Prosea pembelajaran dilaksanakan secara mandiri. Setelah mempelajari modul online,  makan masing-masing peserta wajib menyelesaikan tugas latihan soal uraian dan dilaporkan juga secara online.  Masa pembelajaran secara online ini berlangsung selama dua bulan dan disebut masa prakondisi PLPG.  Diakhir pelaksanaan masa pra kondisi,  para calon peserta PLPG wajib menyelesaikan tugas akhir yang diserahkan kepada panitia penyelenggara rayon pada saat pelaksanaan PLPG tatap muka.()

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melayani Sepenuh Hati

Ada banyak sekali hal yang memengaruhi bagaimana guru BK atau konselor sekolah bertindak, dinilai dan memberikan layanan. Sikap pimpinan, pekerjaan mengurus administrasi, sikap rekan sejawat, pandangan yang kadang mengecilkan keberadaan guru BK di sekolah. Namun lepas dari semua hal yang mungkin tidak menyenangkan itu tetap harus diingat dan diperhatikan, yang dihadapi oleh seorang guru BK adalah manusia-manusia yang memiliki perasaan sama seperti dirinya sendiri. Ada pepatah yang mengatakan "perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan." Siswa yang datang ke sekolah berasal dari berbagai macam latar belakang, ketika pagi atau siang siswa datang mungkin ada yang masih ngantuk , belum sarapan, bete, habis diomelin, ngga dikasi uang jajan, dan banyak lagi alasan yang sering terjadi dan seringkali bagi orang yang tidak ada dalam posisi itu akan menjadi "alesan aja" sehingga sering ketika siswa datang ke sekolah guru akan marah, atau malah ikutan jadi bete, ...

Kenapa jagoan nangis?

Pagi2 tadi berusaha berangkat lebih pagi... Tapi kok sampai sekolah tetap jam 06.40 ya?? Padahal tadi pagi diantar oleh Valentino Rossita...hehehe.. Seharian ngobrol sama siswa tentang cita-cita, sekolah, bekerja dan masih buanyyaaaakkkk lagi.. seru kalo ngobrol sama mereka, selalu ada aja cerita tertawa.. Jam 13.45WIB diumumkan semua siswa SMA Bina Insani dipulangkan, dan semua siswa diminta menjadi supporter pertandingan futsal (Bina Insani VS Tridharma 2) dan hasilnya BI kalah 7-2 Bagiku ngga masalah, yang penting semua jagoan di lapangan futsal sudah berusaha maksimal. Toh dari semua yang ada di sekolah, menurutku mereka lah yang paling capek, paling tertekan, malu dan sebagainya. Tapi sore menjelang pulang ada seseorang yang matanya sembab dan menangis Ketika ditanya "kamu kenapa, jagoan???" bukan sang jagoan yang menjawab tapi temannya, katanya "gimana coba bu, kalo udah kalah malah dipojokkin enak ngga??" Duuuhhh, makin bingung... ada apa sebenar...

Nulis,

Nulis, Sejak kapan saya nulis? Kalo nulis diary sejak SD. Karena papa saya nyiapin diary yang isinya perjalanan hidup saya sejak lahir. Saya juga "dibuat suka baca" oleh mama saya. So, saya akrab dengan buku sejak saya belum dapat membaca secara lancar😅. Saking sukanya saya sama buku, saya pernah punya perpustakaan pribadi dan salah satu cita2 saya adalah punya taman bacaan. Tapi sekarang buku2nya banyak yang sudah saya sumbangkan ke bbrp taman bacaan dan perpustakaan. Lalu, sejak kapan saya suka nulis serius? Yes, setiap tulisan butuh keseriusan, ketelitian dan pengetahuan dalam. Karena sebelum menulis kita harus banyak membaca dan belajar. Saya mulai serius nulis sebetulnya sejak saya masih berprofesi sebagai staf humas di @mitranetra. Yang saya tulis yaaa seputar pekerjaan dan kegiatan bidang humas. Menulisnya pun hanya di blog. Saya semakin serius nulis sejak bergabung dalam Komunitas Menulis Online karena ada tugas dan target ...hehehe. Lalu, saya mendapat ...