Langsung ke konten utama

Postingan

Renovasi

Beberapa pekan belakangan ini setiap weekend ada kesibukan yang sedikit berbeda. Rumah saya sedang renovasi. Awalnya sih hanya memperbaiki yang bocor saja tapi seperti kata orang, "kalo benerin rumah mah biasanya dua kali lipat." Setelah memeperbaiki bagian yang bocor merembet lah pekerjaan dengan cat ulang rumah. Ternyata setelah beberapa ruangan di cat, barulah diketahui bahwa ternyata kamar ibu saya retakannya parah. Buruknya lagi, saat rumah awal dibangunh dulu, tidak dibuatkan pondasi yang kuat. Hasil obrolan dengan teman-teman yang membantu saya merenovasi rumah, harus membuat pondasi baru dengan cakar ayam dan... hari ini lah mulai dikerjakan. Allah memang Maha baik. Bagaimana tidak? Saat teman-teman tukang sedang membuat adukan, turunlah hujan deras😑.  Saya pikir lumayan nih, ngga harus nyelang air dr dlam rumah. Cukup pakai air hujan😄. Semua yang mengerjakan rumah memang orang-orang hebat. Hujan deras mereka terus melanjutkan pekerjaan sampa...

Sedihnya Sitta..

Ketika terjadi permasalahan antara kedua orang tua dalam sebuah keluarga, anak adalah pihak yang pada akhirnya merasa terabaikan. Keseharian saya sebagai guru Bimbingan dan Konseling di sekolah memberikan saya kesempatan untuk belajar banyak hal mengenai sikap, kepribadian, perilaku dan prinsip hidup banyak orang. Terlibat setiap hari dengan para siswa adalah kesempatan bagi saya untuk mendalami kehidupan mereka. Seringkali mereka bercerita mengenai permasalahan dalam keluarga, antara ayah dan ibunya, antara dirinya dengan saudara kandungnya, antara keluarga dengan tetangganya.. dan banyak lagi. Sitta (bukan nama sebenarnya) bercerita bahwa selama ini ibunya cenderung mengabaikan dirinya. ibu adalah sosok yang sangat "cuek". Dalam hal mengurus keperluannya dan menjadi tempatnya berkeluh kesah. Ia merasa kurangnya perhatian ibu membuat dirinya tidak dapat berkembang secara maksimal. Ia pun merasa bahwa ibunya bukanlah seorang yang cerdas, sehingga tidak dapat mengajarkan...

Kamu Terluka?

"Coba deskripsikan keluargamu dalam satu kata," itu permintaan saya kepadanya dalam suatu pertemuan (sebut saja namanya Roni). "Hancur, bu" itu yang keluar dari mulutnya sambil menangis.... Kedua orang tua Roni berpisah saat Ia duduk di bangku kelas 3 SD. Sejak itu ibunya bekerja membanting tulang untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Saat Roni menginjak kelas 8 SMP sang ibu menikah untuk yang kedua kalinya, namun pernikahan kembali kandas. Roni merasa setiap anggota keluarganya  berjalan sendiri-sendiri, tanpa peduli apa masalah yang terjadi. Ia merasa hanya dirinya yang selalu menjadi tempat ibunya berkeluh kesah mengenai semua permasalahan yang ada dalam rumah tangganya. Tak henti Ia menangis sambil bercerita dengan mata yang terlihat kosong seperti membayangkan semua kilasan permasalahan kedua orang tuanya. "Aku ngga dibolehin cerita soal keluarga sama siapa pun supaya aku ngga direndahin sama orang lain," begitu ungkapnya sambil terus menyeka air m...

Kenapa remaja bersikap tidak sopan

Kemarin, beberapa siswa mengerumuni saya sesaat setelah saya memasuki kantin sekolah. Mereka menunjukkan tulisan di path yang dituliskan oleh adik kelas mereka. Isinya ... "Mau jadi pengganti indah". Awalnya saya hanya menanggapinya dengan tersenyum, namum mereka sedikit geram karena menurut mereka tulisan itu sangat tidak sopan. "Ibu tuh harus marah, masa nulis nama guru ga pake bu atau apa lah gitu" Disaat yang hampir bersamaan rekan saya menceritakan bahwa Ia juga pernah diledek oleh seorang siswa dan sampai dengan saat Ia bercerita siswa yang meledeknya todak pernah minta maaf. Perihal sopan santun dan etika rasanya banyak mengalami pergeseran belakangan ini- -at least that what I feel with my students -- sebagai contoh, siswa memanggil guru hanya nama, ada pula yang menggunakan kata-kata saat berbicara kepada guru layaknya seperti bicara kepada teman, ada pula yang terang-terangan meledek guru. Jika ditanya apa alasan mereka melakukan hal tersebut ...

After a long time.....

Nah.... Akhirnya menulis lagi setelah sekian lama. Selama ini juga saya menulis sebetulnya. tapi karena jarang tuntas, maka hanya masuk dalam draft dan ngga pernah saya publish.. hehehehehe Oke.. sekarang apa nih yang akan saya tulis? Belakangan ini kesibukan saya lumayan banyak. Sebagai guru BK seperti biasa saya menangani permasalahan siswa, ditambah pekerjaan yang lain yaitu mengajar--dalam BK disebut memberikan layanan informasi (one of the eight services I should do in my daily). Salah satu yang paling lama menyita pekerjaan saya adalah melakukan pengisian PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa). Sebetulnya melakukan pengisian PDSS adalah hal biasa dari tahun ke tahun. yang menjadikan tahun ini sedikit istimewa adalah cara input nilai dengan dua versi kurikulum. Sekolah dengan kurikulum 2013 merasa sedikit kesulitan karena harus mengkonversi nilai kedalam format penilaian kurikulum 2006 (disini saya lega karena kurikulum sekolah kami masih 2006). Lalu yang membuat saya ters...

Preparing Banjarmasin...

Rabu pagi pekan lalu agak beda untuk saya. Tak lama setiba di sekolah, saya dipanggil oleh principal SMA. Kata beliau, saya mendapat apresiasi dr Preadir sekolah kami atas keberhasilan saya memetakan siswa dijalur Seleksi raport sehingga ada 18 orang siswa kami masuk PTN melalui jalur tersebut. Bentuk apresiasi tersebut adalah, saya diberangkatkan ke Banjarmasin untuk sharing pengalaman dengan teman2 di Global Islamic Boarding School Banjarmasin, dan berangkat hari senin, 7 Juli 2014. Wowowowowowww... setengah senang, setengah bingung, setengah lagi saya ngga bisa berpikir. Going to Banjarmasin, alone, by plane.. will be my first flight... Dan yang membuat saya senang, tentunya travelling ke daerah lain dan melihat budaya di sana. Setengah bingung karena saya berangkat sendiri. Dan ngga bisa berpikir karena dalam benak saya langsung terbayang materi presentasi yg harus saya siapkan. Tapi apa pun yg membuat saya bingung sampai ngga bisa berpikir, tetap aja kan.. show must go on... j...

Penyesuaian diri

Berada dalam satu lingkungan baru bisa menjadi hal yang membuat seseorang menangis, kesal bahkan marah. Walaupun lingkungan yang kita datangi tidak benar2 baru. Misalnya saja kejadian hari ini di sekolah. Saat siswa kelas 11 sudah dibagi kelas baru, ada siswa yang todak mau masuk kelas yg dipilihkan. Alasannya sepele, ia tidak suka dengan teman2 yang ada di kelas tersebut. Ia merasa pernah di bully oleh teman2 yang tidak ia sukai. Awalnya saya bingung dengan pendirian yg keras dari siswa ini, tp setelah ia kemukakan alasannya baru saya mengerti bahwa ia memiliki trauma berdekatan dengan teman2 yg ia tidak sukai sehingga ia memilih untuk menghindar dari teman2nya itu. Menjadi korban bullying memang akan membekas pada ingatan seseorang, rasa benci, khawatir akan terus dirasakan. Sdikit orang yg dapat menghilangkan trauma tersebut. Sekolah sendiri memiliki alasan melakukan rolling kelas terhadap siswa/i. Salah satunya adalah memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk saling mengena...

Naik angkot

Biasanya jam segini saya sudah sampai di sekolah, tapi hari ini saya memutuskan untuk memarkir lagi motor di rumah dan saya berangkat ke sekolah naik sarana transportasi umum. The only angkot yang lewat rumah saya adalah angkot dengan no 07 jurusan  Bojong gede-Pasar anyar. Ga seperti hari-hari biasanya yang selalu penuh oleh anak2 sekolah, hari ini angkot yang beroperasi 24 jam ink kosong.. Naik angkot berarti saya harus lebih sabar kalo angkot tiba2 berenti untuk "ngetem", atau macet di sepanjang jalan depan Stasiun Cilebut. Tapi tentunya banyak hal yang baru saya nikmati lagi setelah lama saya memutuskan untuk mengendarai motor kalo berangkat n pulang kerja. Misalnya, mendengar percakapan orang2 di angkot sambil senyum2 karena lucu, duduk manis di bangku angkot tanpa harus mikir kalo tiba2 hujan turun, saya juga bisa duduk manis sambil lihat2 pemandangan yang kalo saya naik motor tentunya ga saya perhatikan karena harus konsentrasi, dan satu lagi.. saya bisa jalan kaki ...

Feel it again...

Barusan banget iseng kepoin acc seseorang... hahahha... It's a very very long long time ago, but I miss the memories just now.. Emang ya, kalo masalah lg panas2 nya kita selalu sebel sama keadaan, sama orang yg terlibat, sama semuanya.. Dulu, sekian taun yang lalu saya memutuskan untuk mengihklaskan seseorang terlepas karena saya merasa hubungan kami tidak lagi bisa dipertahankan. Saya marah, kesal, sedih, campur aduk rasanya. Beruntung sekali saya selalu memiliki keluarga, sahabat dan teman2 yang selalu mendukung dan menghibur dalam  suasana hati yg paling tidak menyenangkan. Saya memutuskan untuk mengikuti saran mereka yaitu move on, karena hari2 saya pasti akan tetap berwarna dan matahari tentu akan selalu cerah menemani langkah saya. Saya merasa sangat bersalah pada keluarga dan teman2, karena selama saya bersama orang tersebut saya mungki  sering melupakan mereka, padahal mereka justru selalu ada kapan pun saya membutuhkan tempat cerita. Tau apa yang mereka lakukan? ...

Menghabiskan waktu

Hari ini ga seperti hari-hari biasanya, di ruang guru SMA Bina Insani Bogor.Sepiii Saya duduk di meja yang terletak di samping kanan pintu ruang guru. Dari posisi ini saya bisa melihat ke seantero ruangan.Saat ini hanya tinggal beberapa orang karena sebagian dari kami berangkat mendampingi siswa dari ekstra kurikuler pramuka yang sedang melaksanakan perjusa (perkemahan jumat sabtu) di daerah Ciapus, Bogor. Sayangnya kami ga bisa pulang, walaupun sekolah sudah sepi. Alih-alih membunuh kebosanan yang dirasakan, masing-masing dar kami, menghabiskan waktu dengan kesibukannya masing-masing, mulai dari menulis raport, mengolah nilai, googling, ngobrol dan juga melakukan remedial, termasuk saya yang sedang sibuk mengetik sambil mengamati mereka semua... heheheehe...