Langsung ke konten utama

Preparing Banjarmasin...

Rabu pagi pekan lalu agak beda untuk saya. Tak lama setiba di sekolah, saya dipanggil oleh principal SMA. Kata beliau, saya mendapat apresiasi dr Preadir sekolah kami atas keberhasilan saya memetakan siswa dijalur Seleksi raport sehingga ada 18 orang siswa kami masuk PTN melalui jalur tersebut. Bentuk apresiasi tersebut adalah, saya diberangkatkan ke Banjarmasin untuk sharing pengalaman dengan teman2 di Global Islamic Boarding School Banjarmasin, dan berangkat hari senin, 7 Juli 2014.
Wowowowowowww... setengah senang, setengah bingung, setengah lagi saya ngga bisa berpikir.
Going to Banjarmasin, alone, by plane.. will be my first flight...
Dan yang membuat saya senang, tentunya travelling ke daerah lain dan melihat budaya di sana. Setengah bingung karena saya berangkat sendiri. Dan ngga bisa berpikir karena dalam benak saya langsung terbayang materi presentasi yg harus saya siapkan.
Tapi apa pun yg membuat saya bingung sampai ngga bisa berpikir, tetap aja kan.. show must go on... jadi saya putuskan untuk secepatnya mempersiapkan segala hal yang kemungkinan akan saya butuhkan.
Mulailah saya dengan membuat draft outline materi, pelan2 packing (secara saya ngga bisa packing buru2), dan mencari info karakteristik sekolah yg akan saya sambangi.
Saya sengaja ngga cerita2 ke teman2 guru mengenai keberangkatan saya ke Banjarmasin, biarlah itu menjadi wewenang pak principal.. begitu dalam benak saya.
Ternyata saat rapat guru, jumat pekan lalu, diumumkanlah bahwa saya ditugaskan ke Banjarmasin.
Tapi untungnya keberangkatan saya ditunda hingga pekan depan....
Sampai dengan hari ini saya masih menyelesaikan materi2 yg harus saya bawa beserta hard copy, blanko2 dan sebagainya...

Semoga saya diberi kelancaran, kemudahan dan dapat bersilaturahim dg baik di sana....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melayani Sepenuh Hati

Ada banyak sekali hal yang memengaruhi bagaimana guru BK atau konselor sekolah bertindak, dinilai dan memberikan layanan. Sikap pimpinan, pekerjaan mengurus administrasi, sikap rekan sejawat, pandangan yang kadang mengecilkan keberadaan guru BK di sekolah. Namun lepas dari semua hal yang mungkin tidak menyenangkan itu tetap harus diingat dan diperhatikan, yang dihadapi oleh seorang guru BK adalah manusia-manusia yang memiliki perasaan sama seperti dirinya sendiri. Ada pepatah yang mengatakan "perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan." Siswa yang datang ke sekolah berasal dari berbagai macam latar belakang, ketika pagi atau siang siswa datang mungkin ada yang masih ngantuk , belum sarapan, bete, habis diomelin, ngga dikasi uang jajan, dan banyak lagi alasan yang sering terjadi dan seringkali bagi orang yang tidak ada dalam posisi itu akan menjadi "alesan aja" sehingga sering ketika siswa datang ke sekolah guru akan marah, atau malah ikutan jadi bete, ...

Kenapa jagoan nangis?

Pagi2 tadi berusaha berangkat lebih pagi... Tapi kok sampai sekolah tetap jam 06.40 ya?? Padahal tadi pagi diantar oleh Valentino Rossita...hehehe.. Seharian ngobrol sama siswa tentang cita-cita, sekolah, bekerja dan masih buanyyaaaakkkk lagi.. seru kalo ngobrol sama mereka, selalu ada aja cerita tertawa.. Jam 13.45WIB diumumkan semua siswa SMA Bina Insani dipulangkan, dan semua siswa diminta menjadi supporter pertandingan futsal (Bina Insani VS Tridharma 2) dan hasilnya BI kalah 7-2 Bagiku ngga masalah, yang penting semua jagoan di lapangan futsal sudah berusaha maksimal. Toh dari semua yang ada di sekolah, menurutku mereka lah yang paling capek, paling tertekan, malu dan sebagainya. Tapi sore menjelang pulang ada seseorang yang matanya sembab dan menangis Ketika ditanya "kamu kenapa, jagoan???" bukan sang jagoan yang menjawab tapi temannya, katanya "gimana coba bu, kalo udah kalah malah dipojokkin enak ngga??" Duuuhhh, makin bingung... ada apa sebenar...

Nulis,

Nulis, Sejak kapan saya nulis? Kalo nulis diary sejak SD. Karena papa saya nyiapin diary yang isinya perjalanan hidup saya sejak lahir. Saya juga "dibuat suka baca" oleh mama saya. So, saya akrab dengan buku sejak saya belum dapat membaca secara lancar😅. Saking sukanya saya sama buku, saya pernah punya perpustakaan pribadi dan salah satu cita2 saya adalah punya taman bacaan. Tapi sekarang buku2nya banyak yang sudah saya sumbangkan ke bbrp taman bacaan dan perpustakaan. Lalu, sejak kapan saya suka nulis serius? Yes, setiap tulisan butuh keseriusan, ketelitian dan pengetahuan dalam. Karena sebelum menulis kita harus banyak membaca dan belajar. Saya mulai serius nulis sebetulnya sejak saya masih berprofesi sebagai staf humas di @mitranetra. Yang saya tulis yaaa seputar pekerjaan dan kegiatan bidang humas. Menulisnya pun hanya di blog. Saya semakin serius nulis sejak bergabung dalam Komunitas Menulis Online karena ada tugas dan target ...hehehe. Lalu, saya mendapat ...