Langsung ke konten utama

Penyesuaian diri

Berada dalam satu lingkungan baru bisa menjadi hal yang membuat seseorang menangis, kesal bahkan marah. Walaupun lingkungan yang kita datangi tidak benar2 baru. Misalnya saja kejadian hari ini di sekolah.
Saat siswa kelas 11 sudah dibagi kelas baru, ada siswa yang todak mau masuk kelas yg dipilihkan. Alasannya sepele, ia tidak suka dengan teman2 yang ada di kelas tersebut. Ia merasa pernah di bully oleh teman2 yang tidak ia sukai. Awalnya saya bingung dengan pendirian yg keras dari siswa ini, tp setelah ia kemukakan alasannya baru saya mengerti bahwa ia memiliki trauma berdekatan dengan teman2 yg ia tidak sukai sehingga ia memilih untuk menghindar dari teman2nya itu.
Menjadi korban bullying memang akan membekas pada ingatan seseorang, rasa benci, khawatir akan terus dirasakan. Sdikit orang yg dapat menghilangkan trauma tersebut.

Sekolah sendiri memiliki alasan melakukan rolling kelas terhadap siswa/i. Salah satunya adalah memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk saling mengenal lebih jauh satu dengan yang lain. Dimasa depan setelah lulus SMA siswa akan memasuki dunia kuliah dan bekerja, dan ia akan bertemu dengan banyak orang baru. Hal itu lah yg menjadi pertimbangan rolling kelas. Diharapkan sambil saling mengenal siswa juga diharapkan akan dapat menyesuaikan diri dengan teman2 yang baru sehingga ia akan dapat memahami banyak karakter siswa dan akhirnya bisa bekerjasama dengan teman2 tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melayani Sepenuh Hati

Ada banyak sekali hal yang memengaruhi bagaimana guru BK atau konselor sekolah bertindak, dinilai dan memberikan layanan. Sikap pimpinan, pekerjaan mengurus administrasi, sikap rekan sejawat, pandangan yang kadang mengecilkan keberadaan guru BK di sekolah. Namun lepas dari semua hal yang mungkin tidak menyenangkan itu tetap harus diingat dan diperhatikan, yang dihadapi oleh seorang guru BK adalah manusia-manusia yang memiliki perasaan sama seperti dirinya sendiri. Ada pepatah yang mengatakan "perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan." Siswa yang datang ke sekolah berasal dari berbagai macam latar belakang, ketika pagi atau siang siswa datang mungkin ada yang masih ngantuk , belum sarapan, bete, habis diomelin, ngga dikasi uang jajan, dan banyak lagi alasan yang sering terjadi dan seringkali bagi orang yang tidak ada dalam posisi itu akan menjadi "alesan aja" sehingga sering ketika siswa datang ke sekolah guru akan marah, atau malah ikutan jadi bete, ...

Kenapa jagoan nangis?

Pagi2 tadi berusaha berangkat lebih pagi... Tapi kok sampai sekolah tetap jam 06.40 ya?? Padahal tadi pagi diantar oleh Valentino Rossita...hehehe.. Seharian ngobrol sama siswa tentang cita-cita, sekolah, bekerja dan masih buanyyaaaakkkk lagi.. seru kalo ngobrol sama mereka, selalu ada aja cerita tertawa.. Jam 13.45WIB diumumkan semua siswa SMA Bina Insani dipulangkan, dan semua siswa diminta menjadi supporter pertandingan futsal (Bina Insani VS Tridharma 2) dan hasilnya BI kalah 7-2 Bagiku ngga masalah, yang penting semua jagoan di lapangan futsal sudah berusaha maksimal. Toh dari semua yang ada di sekolah, menurutku mereka lah yang paling capek, paling tertekan, malu dan sebagainya. Tapi sore menjelang pulang ada seseorang yang matanya sembab dan menangis Ketika ditanya "kamu kenapa, jagoan???" bukan sang jagoan yang menjawab tapi temannya, katanya "gimana coba bu, kalo udah kalah malah dipojokkin enak ngga??" Duuuhhh, makin bingung... ada apa sebenar...

Nulis,

Nulis, Sejak kapan saya nulis? Kalo nulis diary sejak SD. Karena papa saya nyiapin diary yang isinya perjalanan hidup saya sejak lahir. Saya juga "dibuat suka baca" oleh mama saya. So, saya akrab dengan buku sejak saya belum dapat membaca secara lancar😅. Saking sukanya saya sama buku, saya pernah punya perpustakaan pribadi dan salah satu cita2 saya adalah punya taman bacaan. Tapi sekarang buku2nya banyak yang sudah saya sumbangkan ke bbrp taman bacaan dan perpustakaan. Lalu, sejak kapan saya suka nulis serius? Yes, setiap tulisan butuh keseriusan, ketelitian dan pengetahuan dalam. Karena sebelum menulis kita harus banyak membaca dan belajar. Saya mulai serius nulis sebetulnya sejak saya masih berprofesi sebagai staf humas di @mitranetra. Yang saya tulis yaaa seputar pekerjaan dan kegiatan bidang humas. Menulisnya pun hanya di blog. Saya semakin serius nulis sejak bergabung dalam Komunitas Menulis Online karena ada tugas dan target ...hehehe. Lalu, saya mendapat ...