Langsung ke konten utama

Keping-Keping Rasa

Saya pinjam nama kamu ya, untuk saya bicarakan dalam setiap sujud panjang saya dengan Yang Maha Kuasa.

Saya tanyakan berkali-kali pada pemilik alam semesta ini tentang bagaimana seharusnya saya mengambil sikap.

Kesibukan saya belakangan ini menyita perhatian dan waktu saya dari kamu, namun, saat saya sendiri. Kamu tetap menjadi pengisi utama dalam ruang ingatan saya.

Kamu tak pernah ada dalam ruang kenangan, karena kamu selalu abadi dalam kotak ingatan saya.
Kamu selalu menjadi alasan saya menangis dalam setiap sujud panjang didini hari saya.
Kamu masih selalu menjadi pertanyaan yang saya ajukan kepada Sang Maha Penyayang.

Saya masih juga tak menemukan jawaban harus seperti apa...

Saya selalu bersiap kehilangan,
Teman-teman kamu bilang, kamu pasti berubah, saya tahu itu..
Mereka bilang, kamu orang yang tak dapat dipercaya..

Apa saya percaya?
Saya selalu bertanya pada hati,
Jika memang saya tak dapat memberikan kepercayaan kepadamu, lalu mengapa setiap saya berdoa selalu saya semakin ingat...

Saya berusaha berlari menjauh, bukan hanya kali ini.. tetapi juga dulu, saat kamu ada disini..
Tapi nyatanya, saya selalu seperti tertarik kembali ketempat yang sama disini...


Dan saya masih ada disini,
sendiri...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melayani Sepenuh Hati

Ada banyak sekali hal yang memengaruhi bagaimana guru BK atau konselor sekolah bertindak, dinilai dan memberikan layanan. Sikap pimpinan, pekerjaan mengurus administrasi, sikap rekan sejawat, pandangan yang kadang mengecilkan keberadaan guru BK di sekolah. Namun lepas dari semua hal yang mungkin tidak menyenangkan itu tetap harus diingat dan diperhatikan, yang dihadapi oleh seorang guru BK adalah manusia-manusia yang memiliki perasaan sama seperti dirinya sendiri. Ada pepatah yang mengatakan "perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan." Siswa yang datang ke sekolah berasal dari berbagai macam latar belakang, ketika pagi atau siang siswa datang mungkin ada yang masih ngantuk , belum sarapan, bete, habis diomelin, ngga dikasi uang jajan, dan banyak lagi alasan yang sering terjadi dan seringkali bagi orang yang tidak ada dalam posisi itu akan menjadi "alesan aja" sehingga sering ketika siswa datang ke sekolah guru akan marah, atau malah ikutan jadi bete, ...

Kenapa jagoan nangis?

Pagi2 tadi berusaha berangkat lebih pagi... Tapi kok sampai sekolah tetap jam 06.40 ya?? Padahal tadi pagi diantar oleh Valentino Rossita...hehehe.. Seharian ngobrol sama siswa tentang cita-cita, sekolah, bekerja dan masih buanyyaaaakkkk lagi.. seru kalo ngobrol sama mereka, selalu ada aja cerita tertawa.. Jam 13.45WIB diumumkan semua siswa SMA Bina Insani dipulangkan, dan semua siswa diminta menjadi supporter pertandingan futsal (Bina Insani VS Tridharma 2) dan hasilnya BI kalah 7-2 Bagiku ngga masalah, yang penting semua jagoan di lapangan futsal sudah berusaha maksimal. Toh dari semua yang ada di sekolah, menurutku mereka lah yang paling capek, paling tertekan, malu dan sebagainya. Tapi sore menjelang pulang ada seseorang yang matanya sembab dan menangis Ketika ditanya "kamu kenapa, jagoan???" bukan sang jagoan yang menjawab tapi temannya, katanya "gimana coba bu, kalo udah kalah malah dipojokkin enak ngga??" Duuuhhh, makin bingung... ada apa sebenar...

Nulis,

Nulis, Sejak kapan saya nulis? Kalo nulis diary sejak SD. Karena papa saya nyiapin diary yang isinya perjalanan hidup saya sejak lahir. Saya juga "dibuat suka baca" oleh mama saya. So, saya akrab dengan buku sejak saya belum dapat membaca secara lancar😅. Saking sukanya saya sama buku, saya pernah punya perpustakaan pribadi dan salah satu cita2 saya adalah punya taman bacaan. Tapi sekarang buku2nya banyak yang sudah saya sumbangkan ke bbrp taman bacaan dan perpustakaan. Lalu, sejak kapan saya suka nulis serius? Yes, setiap tulisan butuh keseriusan, ketelitian dan pengetahuan dalam. Karena sebelum menulis kita harus banyak membaca dan belajar. Saya mulai serius nulis sebetulnya sejak saya masih berprofesi sebagai staf humas di @mitranetra. Yang saya tulis yaaa seputar pekerjaan dan kegiatan bidang humas. Menulisnya pun hanya di blog. Saya semakin serius nulis sejak bergabung dalam Komunitas Menulis Online karena ada tugas dan target ...hehehe. Lalu, saya mendapat ...