Langsung ke konten utama

Postingan

Mitra Netra dalam Kenangan

Yayasan Mitra Netra adalah sebuah lembaga nirlaba yang bergerak dibidang pendidikan dan pengembangan tunanetra... Itu kalimat yang masih melekat dalam ingatan saya. Kalimat itu dulu seringkali saya ulang-ulang ketika menjelaskan pada tamu, relawan atau pers yang datang ke kantor kami, Yayasan Mira Netra Belakangan saya mendapat kabar bahwa lembaga tersebut mengalami masalah yang serius, terutama dalam masalah pendanaan, dan sebagai imbasnya ada banyak teman-teman yang sudah mulai dirumahkan. Hal yang disayangkan adalah, beberapa dari yang dirumahkan tersebut adalah para tunanetra yang menurut kacamata awam akan lebih sulit mendapatkan pekerjaan jika dibandingkan dengan teman-teman yang berpenglihatan (normal). Pada awalnya banyak pertanyaan yang ingin saya ungkapkan, tetapi saya pikir daripada saya banyak bertanya mengenai alasan kenapa masalah tersebut muncul, siapa penyebabnya, sudah berapa lama atau apa lah pertanyaan yang lain.. Lebih baik saya berpikir apa yang dapat saya laku...

Teachers' workshop

Hari ini workshop guru SMA Bina Insani Bogor hari pertama.... Payahnya, saya datang pas banget workshop mulai...huuhuhuhuhu setelah beberapa acara pembuka maka, setiap guru diberikan soal pre test, dan hasilnya hanya sedikit yang mendapat skor diatas 60..hehehe Kegiatan selanjutnya adalah, menulis essai mengenai peningkatan kualitas siswa sesuai MP yang diajarkan.. dan saya menulis ini.... ESSAI MENGOPTIMALKAN  KEMAMPUAN SISWA KELAS X SMA BINA INSANI BOGOR MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK, KONSELING KELOMPOK (Indah Intantila, S.Pd) Siswa merupakan stakeholder atau ujung tombak suatu lembaga pendidikan.keberhasilan siswa terkait erat dengan kompetensi dan kemampuan para guru yang sering berfungsi ganda. Guru sebagai individu yang mentransfer ilmu kepada siswa dan sebagai individu yang biasanya lebih matang secara sosioemosi—diharapkan dapat memberikan contoh dan pemahaman yang akan membantu siswa berkembang secara optimal baik dari sisi pribadi, sosial, belajar dan karir. Kematang...

Remedial teaching

Pagi tadi mulai ada jadwal remedial teaching buat mereka yang nilai UAS nya dibawah standar.. Masya Allah.... dari pagi sampai siang siswa sibuk banget cari guru, nanya nilai, diajak remedial atau maksa mau remedial, atau sekedar bertanya mereka remedial atau ngga... Lucu juga melihat ABG2 itu sibuk bu seolak-balik dari kelas ke ruang guru atau duduk-duduk di lobby sekolah sambil "menyalin" modul teman yang sudah terisi.. Alih-alih menyelesaikan tugas di awal waktu, mereka malah sibuk menyelesaikannya ketika tahu nilai mereka untuk raport semester 1 kemungkinan akan kurang., Padahal, coba kalau mereka menyelesaikannya tepat waktu, tentu sekarang merekaga perlu terlalu sibuk seperti tadi,.. jadi ingat sama nasyid dari negeri jiran. Ingat 5 perkara sebelum 5 perkara sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin, lapang sebelum sempit, muda sebelum tua, hidup sebelum mati.. mungkin untuk murid-murid saya tercinta ditambah.. belajar sebelum remedial..hehe :P

UAS

Baru aja selesai UAS (Ulangan Akhir Semester)... Buat kelas XII, UAS sekarang nilainya jadi pertimbangan juga buat ikutan SNMPTN undangan. Sayangnya, karena keingian untuk masuk dalam list siswa yang terdaftar dalam SNMPTN undangan akhirnya membuat banyak sekali siswa yang menghalalkan segala macam cara untuk mendapatkan nilai yang baik. Salah satunya dengan cara mencontek ... Sejak masuk kelas sampe mau keluar kelas, yang dilakukan adalah nanya teman mencocokkan jawaban atau bertanya rumus atau cara menyelesaikan perhitungan matematik atau ilmu pasti lain nya.. Ketika diberitahu bahwa ketika nanti mengikuti SNMPTN tulis soal akan lebih sulit dan pengawasan akan lebih ketat, siswa justru mengatakan "STOP TALKING DEH, BU!!" Wajar memang jika setiap orang ingin mendapatkan yang terbaik, ingin kuliah di universitas favorit. Tapi tentunya tujuan-tujuan dan harapan-harapan terbaik itu harus juga dicapai dengan cara yang baik... Menurut saya, ketika kita membiasakan diri me...

Mau kuliah dimana????

Belakangan ini sekali pertanyaan itu diucapkan dohadapanku oleh siswa - siswi ku yang kata mereka "aku lagi galau ni, buuuuuu..." Lucu deh kalau melihat ekspresi bingung mereka. Memang saat duduk dibangku terakhir SMA sering seseorang bingung akan kemana setelah itu. Aku selalu bilang pada murid-muridku, jika kuliah yang pertama harus dipastikan adalah MINAT, orang yang tidak memahami minatnya akan bingung. Jika sudah, tinggal meetapkan akan seperti apa bekerja nanti. Mau jadi apa, mau jadi orang yang bagaimana.. Mayoritas biasanya orang ingin sekali masuk UI, tanpa mengukur kemampuan. Jadi setelah mengetahui minat, kita perlu mengukur kemampuan diri. Jika kiranya tidak dapat bersaing dengan pelajar yang sama-sama ingin masuk UI, maka aku menyarankan pilihlah jurusan yang sama di Universitas negeri yang gradenya lebih rendah daipada UI. Ingat pula untuk bertanya pada orang tua mengenai budget yang disediakan untuk sekolah kita...

Video Porno

Dua hari ini di sekolah rasanya full  banget.... Kemarin gantiin piket, hari ini piket beneran.... Kemarin ada cerita yang buat beberapa orang (termasuk saya) agak miris juga... Salah satu teman saya menemukan Hp murid di sebuah ruangan, usut2 punya usut ternyata ada file video pornonya... Saya diberitahu mengenai hal tersebut, tapi karena kemarin rasanya hectic banget jadi saya rencananya baru akan tindak lanjuti hari ini.... Tapi ternyata hari ini sudah selesai.... Bicara tentang video porno, memang hal yang wajar jika laki-laki apalagi dalam usia remaja punya keingintahuan yang besar mengenai wanita, hubungan lawan jenis dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kedekatan secara fisik. Namun, kadang-kadang remaja lupa, bahwa ada norma dan etika dalam masyarakat kita. Menyimpan, menonton, melihat apalagi melakukan kontak fisik yang berlebihan akan membuatnya penasaran untuk mengetahui lebih banyak, mencoba kontak fisik lebih dekat, mencoba dan mencoba lagi. Efek lain seca...

Kenapa saya ngga boleh ngomong kasar sama guru?

Setelah pagi saya bersama para orang tua siswa kelas X di acara penyampaian hasil psikotest, siangnya saya ngobrol2 dengan siswa yang ada di sekolah Sabtu siang tadi. Setelah ngobrol tentang project yang sedang saya berikan pada salah seorang siswa, tiba-tiba siswa saya bertanya: "Bu, Kenapa kalo saya ngomong kasara guru tuh marahnya kaya apa, emangnya salah? Saya kan masih muda dan kalo ngomong kaya' gini. Harusnya guru bisa ngerti dong"  Saya jawab, karena pola asuh dalam budaya kita adalah pola yang mengutamakan kesopanan, masalahnya adalah, ngga semua orang mau menerima dan mengerti bahwa setiap orang punya cara berkomunikasi dan berbicara yag berbeda-beda. Selain itu menurut saya, seringkali kita berbicara sesuai keinginan kita pada saat kita masih sekolah. Netika kita bekerja dan bergaul dalam masyarakat luas, tuntutan menggunakan bahasa yang halus seringkali memang menjadi tuntutan. Lain lagi curhatan murid kepada saya beberapa hari yang lalu. Salah satu sis...

Kenapa jagoan nangis?

Pagi2 tadi berusaha berangkat lebih pagi... Tapi kok sampai sekolah tetap jam 06.40 ya?? Padahal tadi pagi diantar oleh Valentino Rossita...hehehe.. Seharian ngobrol sama siswa tentang cita-cita, sekolah, bekerja dan masih buanyyaaaakkkk lagi.. seru kalo ngobrol sama mereka, selalu ada aja cerita tertawa.. Jam 13.45WIB diumumkan semua siswa SMA Bina Insani dipulangkan, dan semua siswa diminta menjadi supporter pertandingan futsal (Bina Insani VS Tridharma 2) dan hasilnya BI kalah 7-2 Bagiku ngga masalah, yang penting semua jagoan di lapangan futsal sudah berusaha maksimal. Toh dari semua yang ada di sekolah, menurutku mereka lah yang paling capek, paling tertekan, malu dan sebagainya. Tapi sore menjelang pulang ada seseorang yang matanya sembab dan menangis Ketika ditanya "kamu kenapa, jagoan???" bukan sang jagoan yang menjawab tapi temannya, katanya "gimana coba bu, kalo udah kalah malah dipojokkin enak ngga??" Duuuhhh, makin bingung... ada apa sebenar...

Senin yang melelahkan

Hari ini saya masuk lagi ke sekolah seperti biasanya. Yang berbeda adalah selama 2 hari saya tidak di sekolah. Pagi hari pada jam pertama saya masuk ke kelas XII IPS. Awalnya sih, karena bertemu dengan guru matematika yang mengatakan "anak2 IS (sebutan untuk anak-anak jurusan IPS) ngga mau belajar, udah deh bu Indah aja yang masuk." Ketika masuk kelas XII IPS daya bertanya, "kok ngga belajar matematiknya?" anak2 pun menjawab, "males, bu..udah bu Indah aja yang masuk, sekalian kita mau ngobrol" Akhirnya saya memberikan materi bidang bimbingan belajar tentang melanjutkan ke perguruan tinggi. amazing juga melihat para siswa menyimak dengan cermat semua keterangan dari saya. Padahal sebelumnya saya sering dengar dari guru2 lain kalimat "duh, anak IS pada males banget belajar" Setelah selesai 1 jam pelajaran saya pun keluar kelas, dan "ngobrol" dengan anak lain yang sedang mengerjakan tugas wawancara pelajaran Bahasa Indonesia.ka Perbi...

Pertandingan Baseball

Pagi ini saya nonton Pertandingan Baseball di GOR bogor. Memang sih, tim jagoan SMA Bina Insani harus kalah. Tapi ngga masalah.. Memang sejak awal mereka tidak yakin akan dapat mengalahkan tim lawan, namun mereka masih berusaha meyakinkan diri bahwa mereka akan dapat mengalahkan tim lawan yang ternyata merupakan para pemain handal. Para jagoan saya itu datang dari keluarga berada, dan biasa terlayani semua kepentingannya dan tercukupi semua kebutuhannya. Mungkin selama ini para jagoanku itu tidak pernah susah mendapatkan semua keinginannya sehingga jiwa kompetisi mereka seringkali rendaha rendah, dan daya juang mereka seringkali juga rendah. Biasanya ketika menghadapi masalah mereka akan cenderung "lari" dengan cara diam dan marah dan tidak mau menghadapi hal serupa. Namun saya yakin, para jagoan sekolah ku itu belajar tentang sportifitas, bermain bersih, dan belajar kompetisi. Walaupun mereka tersenyum, namun saya bisa membaca mimik muka mereka yang "ditekuk."