Setelah pagi saya bersama para orang tua siswa kelas X di acara penyampaian hasil psikotest, siangnya saya ngobrol2 dengan siswa yang ada di sekolah Sabtu siang tadi.
Setelah ngobrol tentang project yang sedang saya berikan pada salah seorang siswa, tiba-tiba siswa saya bertanya: "Bu, Kenapa kalo saya ngomong kasara guru tuh marahnya kaya apa, emangnya salah? Saya kan masih muda dan kalo ngomong kaya' gini. Harusnya guru bisa ngerti dong"
Saya jawab, karena pola asuh dalam budaya kita adalah pola yang mengutamakan kesopanan, masalahnya adalah, ngga semua orang mau menerima dan mengerti bahwa setiap orang punya cara berkomunikasi dan berbicara yag berbeda-beda.
Selain itu menurut saya, seringkali kita berbicara sesuai keinginan kita pada saat kita masih sekolah. Netika kita bekerja dan bergaul dalam masyarakat luas, tuntutan menggunakan bahasa yang halus seringkali memang menjadi tuntutan.
Lain lagi curhatan murid kepada saya beberapa hari yang lalu. Salah satu siswa saya mengatakan: "Kenapa coba, bu.. ada guru yang suka bilang "goblok" ke muridnya di depan orang banyak. Emang dia ga mikir ya, itu kan bikin malu. Lagi pula dia kan guru, ngga pantes lah bilang begitu. Coba kalo muridnya bilang begitu, pasti di denda. Tapi buktinya, dia sendiri ngga bisa ngasih contoh yang baik"
Ada pepatah mengatakan "guru kencing berdiri, murid kencing berlari" mungkin maksudnya ketika seseorang memberikan contoh satu perilaku yang tidak baik, maka orang lain akan meniru dan perilaku tersebut menjadi semakin buruk..
Wallahu'alam...........
Setelah ngobrol tentang project yang sedang saya berikan pada salah seorang siswa, tiba-tiba siswa saya bertanya: "Bu, Kenapa kalo saya ngomong kasara guru tuh marahnya kaya apa, emangnya salah? Saya kan masih muda dan kalo ngomong kaya' gini. Harusnya guru bisa ngerti dong"
Saya jawab, karena pola asuh dalam budaya kita adalah pola yang mengutamakan kesopanan, masalahnya adalah, ngga semua orang mau menerima dan mengerti bahwa setiap orang punya cara berkomunikasi dan berbicara yag berbeda-beda.
Selain itu menurut saya, seringkali kita berbicara sesuai keinginan kita pada saat kita masih sekolah. Netika kita bekerja dan bergaul dalam masyarakat luas, tuntutan menggunakan bahasa yang halus seringkali memang menjadi tuntutan.
Lain lagi curhatan murid kepada saya beberapa hari yang lalu. Salah satu siswa saya mengatakan: "Kenapa coba, bu.. ada guru yang suka bilang "goblok" ke muridnya di depan orang banyak. Emang dia ga mikir ya, itu kan bikin malu. Lagi pula dia kan guru, ngga pantes lah bilang begitu. Coba kalo muridnya bilang begitu, pasti di denda. Tapi buktinya, dia sendiri ngga bisa ngasih contoh yang baik"
Ada pepatah mengatakan "guru kencing berdiri, murid kencing berlari" mungkin maksudnya ketika seseorang memberikan contoh satu perilaku yang tidak baik, maka orang lain akan meniru dan perilaku tersebut menjadi semakin buruk..
Wallahu'alam...........
Komentar