Langsung ke konten utama

Kenapa saya ngga boleh ngomong kasar sama guru?

Setelah pagi saya bersama para orang tua siswa kelas X di acara penyampaian hasil psikotest, siangnya saya ngobrol2 dengan siswa yang ada di sekolah Sabtu siang tadi.
Setelah ngobrol tentang project yang sedang saya berikan pada salah seorang siswa, tiba-tiba siswa saya bertanya: "Bu, Kenapa kalo saya ngomong kasara guru tuh marahnya kaya apa, emangnya salah? Saya kan masih muda dan kalo ngomong kaya' gini. Harusnya guru bisa ngerti dong" 
Saya jawab, karena pola asuh dalam budaya kita adalah pola yang mengutamakan kesopanan, masalahnya adalah, ngga semua orang mau menerima dan mengerti bahwa setiap orang punya cara berkomunikasi dan berbicara yag berbeda-beda.

Selain itu menurut saya, seringkali kita berbicara sesuai keinginan kita pada saat kita masih sekolah. Netika kita bekerja dan bergaul dalam masyarakat luas, tuntutan menggunakan bahasa yang halus seringkali memang menjadi tuntutan.


Lain lagi curhatan murid kepada saya beberapa hari yang lalu. Salah satu siswa saya mengatakan: "Kenapa coba, bu.. ada guru yang suka bilang "goblok" ke muridnya di depan orang banyak. Emang dia ga mikir ya, itu kan bikin malu. Lagi pula dia kan guru, ngga pantes lah bilang begitu. Coba kalo muridnya bilang begitu, pasti di denda. Tapi buktinya, dia sendiri ngga bisa ngasih contoh yang baik"

Ada pepatah mengatakan "guru kencing berdiri, murid kencing berlari" mungkin maksudnya ketika seseorang memberikan contoh satu perilaku yang tidak baik, maka orang lain akan meniru dan perilaku tersebut menjadi semakin buruk..

Wallahu'alam...........

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melayani Sepenuh Hati

Ada banyak sekali hal yang memengaruhi bagaimana guru BK atau konselor sekolah bertindak, dinilai dan memberikan layanan. Sikap pimpinan, pekerjaan mengurus administrasi, sikap rekan sejawat, pandangan yang kadang mengecilkan keberadaan guru BK di sekolah. Namun lepas dari semua hal yang mungkin tidak menyenangkan itu tetap harus diingat dan diperhatikan, yang dihadapi oleh seorang guru BK adalah manusia-manusia yang memiliki perasaan sama seperti dirinya sendiri. Ada pepatah yang mengatakan "perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan." Siswa yang datang ke sekolah berasal dari berbagai macam latar belakang, ketika pagi atau siang siswa datang mungkin ada yang masih ngantuk , belum sarapan, bete, habis diomelin, ngga dikasi uang jajan, dan banyak lagi alasan yang sering terjadi dan seringkali bagi orang yang tidak ada dalam posisi itu akan menjadi "alesan aja" sehingga sering ketika siswa datang ke sekolah guru akan marah, atau malah ikutan jadi bete, ...

Kenapa jagoan nangis?

Pagi2 tadi berusaha berangkat lebih pagi... Tapi kok sampai sekolah tetap jam 06.40 ya?? Padahal tadi pagi diantar oleh Valentino Rossita...hehehe.. Seharian ngobrol sama siswa tentang cita-cita, sekolah, bekerja dan masih buanyyaaaakkkk lagi.. seru kalo ngobrol sama mereka, selalu ada aja cerita tertawa.. Jam 13.45WIB diumumkan semua siswa SMA Bina Insani dipulangkan, dan semua siswa diminta menjadi supporter pertandingan futsal (Bina Insani VS Tridharma 2) dan hasilnya BI kalah 7-2 Bagiku ngga masalah, yang penting semua jagoan di lapangan futsal sudah berusaha maksimal. Toh dari semua yang ada di sekolah, menurutku mereka lah yang paling capek, paling tertekan, malu dan sebagainya. Tapi sore menjelang pulang ada seseorang yang matanya sembab dan menangis Ketika ditanya "kamu kenapa, jagoan???" bukan sang jagoan yang menjawab tapi temannya, katanya "gimana coba bu, kalo udah kalah malah dipojokkin enak ngga??" Duuuhhh, makin bingung... ada apa sebenar...

Nulis,

Nulis, Sejak kapan saya nulis? Kalo nulis diary sejak SD. Karena papa saya nyiapin diary yang isinya perjalanan hidup saya sejak lahir. Saya juga "dibuat suka baca" oleh mama saya. So, saya akrab dengan buku sejak saya belum dapat membaca secara lancar😅. Saking sukanya saya sama buku, saya pernah punya perpustakaan pribadi dan salah satu cita2 saya adalah punya taman bacaan. Tapi sekarang buku2nya banyak yang sudah saya sumbangkan ke bbrp taman bacaan dan perpustakaan. Lalu, sejak kapan saya suka nulis serius? Yes, setiap tulisan butuh keseriusan, ketelitian dan pengetahuan dalam. Karena sebelum menulis kita harus banyak membaca dan belajar. Saya mulai serius nulis sebetulnya sejak saya masih berprofesi sebagai staf humas di @mitranetra. Yang saya tulis yaaa seputar pekerjaan dan kegiatan bidang humas. Menulisnya pun hanya di blog. Saya semakin serius nulis sejak bergabung dalam Komunitas Menulis Online karena ada tugas dan target ...hehehe. Lalu, saya mendapat ...