Hari ini saya masuk lagi ke sekolah seperti biasanya. Yang berbeda adalah selama 2 hari saya tidak di sekolah.
Pagi hari pada jam pertama saya masuk ke kelas XII IPS. Awalnya sih, karena bertemu dengan guru matematika yang mengatakan "anak2 IS (sebutan untuk anak-anak jurusan IPS) ngga mau belajar, udah deh bu Indah aja yang masuk."
Ketika masuk kelas XII IPS daya bertanya, "kok ngga belajar matematiknya?" anak2 pun menjawab, "males, bu..udah bu Indah aja yang masuk, sekalian kita mau ngobrol"
Akhirnya saya memberikan materi bidang bimbingan belajar tentang melanjutkan ke perguruan tinggi.
amazing juga melihat para siswa menyimak dengan cermat semua keterangan dari saya. Padahal sebelumnya saya sering dengar dari guru2 lain kalimat "duh, anak IS pada males banget belajar"
Setelah selesai 1 jam pelajaran saya pun keluar kelas, dan "ngobrol" dengan anak lain yang sedang mengerjakan tugas wawancara pelajaran Bahasa Indonesia.ka
Perbincangan dengan para siswa XII IPS masih berlanjut lagi di tempat saya duduk dengan siswa lain. Saya tidak menyangka bahwa harapan dan cita-cita anak2 XII IPS begitu tinggi.
Walaupun seringkali saya dengar bahwa para siswa jurusan IPS mendapat label buruk dari para guru, namun saya percaya dengan cita-cita dan harapan mereka yang tinggi akan membuat mereka terus belajar agar dapat menyelesaikan pendidikan di SMA dengan baik dan melanjutkan studi ke Universitas yang mereka cita-citakan.
Setelah sesi ngobrol2, saya bersiap untuk menyelesaikan pekerjaa yang tertunda karena ikut seminar di Insan Cendekia pekan kemarin. Tapi sebelum mulai mengerjakan pekerjaan, saya didekati oleh dua gadis yang langsung curhat panjang mengenai sikap salah seorang yang menurut keduanya cara bicaranya terlalu sering membuat mereka berdua "down"
Memang sering guru berbicara dengan tujuan memberikan peringatan kepada siswa, tapi ternyata ada beberapa siswa yang tidak dapat diberi peringatan yang agak keras atau menggunakan kata-kata negatif.
Setelah selesai mendengarkan curhat 2 gadis, ditangga. Saya melanjutkan kegiatan dengan nonton pertandingan futsal dalam rangka BI Cup--Bestival bersama para siswa, yaitu rangkaian pertandingan olahraga tingkat kota Bogor yang di adakan oleh OSIS SMA Bina Insani.
Masih belum selesai juga pekerjaan saya hingga jam 15.00WIB. Saya lanjutkan merekap data kehadiran dan pelanggaran untuk arsip himpunan data BK.
Panjang sekali hari ini rasanya.
Tapi saya puas, banyak hal yang saya kerjakan dan lebih banyajk waktu saya habiskan bersama siswa2.
Pagi hari pada jam pertama saya masuk ke kelas XII IPS. Awalnya sih, karena bertemu dengan guru matematika yang mengatakan "anak2 IS (sebutan untuk anak-anak jurusan IPS) ngga mau belajar, udah deh bu Indah aja yang masuk."
Ketika masuk kelas XII IPS daya bertanya, "kok ngga belajar matematiknya?" anak2 pun menjawab, "males, bu..udah bu Indah aja yang masuk, sekalian kita mau ngobrol"
Akhirnya saya memberikan materi bidang bimbingan belajar tentang melanjutkan ke perguruan tinggi.
amazing juga melihat para siswa menyimak dengan cermat semua keterangan dari saya. Padahal sebelumnya saya sering dengar dari guru2 lain kalimat "duh, anak IS pada males banget belajar"
Setelah selesai 1 jam pelajaran saya pun keluar kelas, dan "ngobrol" dengan anak lain yang sedang mengerjakan tugas wawancara pelajaran Bahasa Indonesia.ka
Perbincangan dengan para siswa XII IPS masih berlanjut lagi di tempat saya duduk dengan siswa lain. Saya tidak menyangka bahwa harapan dan cita-cita anak2 XII IPS begitu tinggi.
Walaupun seringkali saya dengar bahwa para siswa jurusan IPS mendapat label buruk dari para guru, namun saya percaya dengan cita-cita dan harapan mereka yang tinggi akan membuat mereka terus belajar agar dapat menyelesaikan pendidikan di SMA dengan baik dan melanjutkan studi ke Universitas yang mereka cita-citakan.
Setelah sesi ngobrol2, saya bersiap untuk menyelesaikan pekerjaa yang tertunda karena ikut seminar di Insan Cendekia pekan kemarin. Tapi sebelum mulai mengerjakan pekerjaan, saya didekati oleh dua gadis yang langsung curhat panjang mengenai sikap salah seorang yang menurut keduanya cara bicaranya terlalu sering membuat mereka berdua "down"
Memang sering guru berbicara dengan tujuan memberikan peringatan kepada siswa, tapi ternyata ada beberapa siswa yang tidak dapat diberi peringatan yang agak keras atau menggunakan kata-kata negatif.
Setelah selesai mendengarkan curhat 2 gadis, ditangga. Saya melanjutkan kegiatan dengan nonton pertandingan futsal dalam rangka BI Cup--Bestival bersama para siswa, yaitu rangkaian pertandingan olahraga tingkat kota Bogor yang di adakan oleh OSIS SMA Bina Insani.
Masih belum selesai juga pekerjaan saya hingga jam 15.00WIB. Saya lanjutkan merekap data kehadiran dan pelanggaran untuk arsip himpunan data BK.
Panjang sekali hari ini rasanya.
Tapi saya puas, banyak hal yang saya kerjakan dan lebih banyajk waktu saya habiskan bersama siswa2.
Komentar