Langsung ke konten utama

Postingan

Remedial teaching

Pagi tadi mulai ada jadwal remedial teaching buat mereka yang nilai UAS nya dibawah standar.. Masya Allah.... dari pagi sampai siang siswa sibuk banget cari guru, nanya nilai, diajak remedial atau maksa mau remedial, atau sekedar bertanya mereka remedial atau ngga... Lucu juga melihat ABG2 itu sibuk bu seolak-balik dari kelas ke ruang guru atau duduk-duduk di lobby sekolah sambil "menyalin" modul teman yang sudah terisi.. Alih-alih menyelesaikan tugas di awal waktu, mereka malah sibuk menyelesaikannya ketika tahu nilai mereka untuk raport semester 1 kemungkinan akan kurang., Padahal, coba kalau mereka menyelesaikannya tepat waktu, tentu sekarang merekaga perlu terlalu sibuk seperti tadi,.. jadi ingat sama nasyid dari negeri jiran. Ingat 5 perkara sebelum 5 perkara sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin, lapang sebelum sempit, muda sebelum tua, hidup sebelum mati.. mungkin untuk murid-murid saya tercinta ditambah.. belajar sebelum remedial..hehe :P

UAS

Baru aja selesai UAS (Ulangan Akhir Semester)... Buat kelas XII, UAS sekarang nilainya jadi pertimbangan juga buat ikutan SNMPTN undangan. Sayangnya, karena keingian untuk masuk dalam list siswa yang terdaftar dalam SNMPTN undangan akhirnya membuat banyak sekali siswa yang menghalalkan segala macam cara untuk mendapatkan nilai yang baik. Salah satunya dengan cara mencontek ... Sejak masuk kelas sampe mau keluar kelas, yang dilakukan adalah nanya teman mencocokkan jawaban atau bertanya rumus atau cara menyelesaikan perhitungan matematik atau ilmu pasti lain nya.. Ketika diberitahu bahwa ketika nanti mengikuti SNMPTN tulis soal akan lebih sulit dan pengawasan akan lebih ketat, siswa justru mengatakan "STOP TALKING DEH, BU!!" Wajar memang jika setiap orang ingin mendapatkan yang terbaik, ingin kuliah di universitas favorit. Tapi tentunya tujuan-tujuan dan harapan-harapan terbaik itu harus juga dicapai dengan cara yang baik... Menurut saya, ketika kita membiasakan diri me...

Mau kuliah dimana????

Belakangan ini sekali pertanyaan itu diucapkan dohadapanku oleh siswa - siswi ku yang kata mereka "aku lagi galau ni, buuuuuu..." Lucu deh kalau melihat ekspresi bingung mereka. Memang saat duduk dibangku terakhir SMA sering seseorang bingung akan kemana setelah itu. Aku selalu bilang pada murid-muridku, jika kuliah yang pertama harus dipastikan adalah MINAT, orang yang tidak memahami minatnya akan bingung. Jika sudah, tinggal meetapkan akan seperti apa bekerja nanti. Mau jadi apa, mau jadi orang yang bagaimana.. Mayoritas biasanya orang ingin sekali masuk UI, tanpa mengukur kemampuan. Jadi setelah mengetahui minat, kita perlu mengukur kemampuan diri. Jika kiranya tidak dapat bersaing dengan pelajar yang sama-sama ingin masuk UI, maka aku menyarankan pilihlah jurusan yang sama di Universitas negeri yang gradenya lebih rendah daipada UI. Ingat pula untuk bertanya pada orang tua mengenai budget yang disediakan untuk sekolah kita...

Video Porno

Dua hari ini di sekolah rasanya full  banget.... Kemarin gantiin piket, hari ini piket beneran.... Kemarin ada cerita yang buat beberapa orang (termasuk saya) agak miris juga... Salah satu teman saya menemukan Hp murid di sebuah ruangan, usut2 punya usut ternyata ada file video pornonya... Saya diberitahu mengenai hal tersebut, tapi karena kemarin rasanya hectic banget jadi saya rencananya baru akan tindak lanjuti hari ini.... Tapi ternyata hari ini sudah selesai.... Bicara tentang video porno, memang hal yang wajar jika laki-laki apalagi dalam usia remaja punya keingintahuan yang besar mengenai wanita, hubungan lawan jenis dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kedekatan secara fisik. Namun, kadang-kadang remaja lupa, bahwa ada norma dan etika dalam masyarakat kita. Menyimpan, menonton, melihat apalagi melakukan kontak fisik yang berlebihan akan membuatnya penasaran untuk mengetahui lebih banyak, mencoba kontak fisik lebih dekat, mencoba dan mencoba lagi. Efek lain seca...

Kenapa saya ngga boleh ngomong kasar sama guru?

Setelah pagi saya bersama para orang tua siswa kelas X di acara penyampaian hasil psikotest, siangnya saya ngobrol2 dengan siswa yang ada di sekolah Sabtu siang tadi. Setelah ngobrol tentang project yang sedang saya berikan pada salah seorang siswa, tiba-tiba siswa saya bertanya: "Bu, Kenapa kalo saya ngomong kasara guru tuh marahnya kaya apa, emangnya salah? Saya kan masih muda dan kalo ngomong kaya' gini. Harusnya guru bisa ngerti dong"  Saya jawab, karena pola asuh dalam budaya kita adalah pola yang mengutamakan kesopanan, masalahnya adalah, ngga semua orang mau menerima dan mengerti bahwa setiap orang punya cara berkomunikasi dan berbicara yag berbeda-beda. Selain itu menurut saya, seringkali kita berbicara sesuai keinginan kita pada saat kita masih sekolah. Netika kita bekerja dan bergaul dalam masyarakat luas, tuntutan menggunakan bahasa yang halus seringkali memang menjadi tuntutan. Lain lagi curhatan murid kepada saya beberapa hari yang lalu. Salah satu sis...

Kenapa jagoan nangis?

Pagi2 tadi berusaha berangkat lebih pagi... Tapi kok sampai sekolah tetap jam 06.40 ya?? Padahal tadi pagi diantar oleh Valentino Rossita...hehehe.. Seharian ngobrol sama siswa tentang cita-cita, sekolah, bekerja dan masih buanyyaaaakkkk lagi.. seru kalo ngobrol sama mereka, selalu ada aja cerita tertawa.. Jam 13.45WIB diumumkan semua siswa SMA Bina Insani dipulangkan, dan semua siswa diminta menjadi supporter pertandingan futsal (Bina Insani VS Tridharma 2) dan hasilnya BI kalah 7-2 Bagiku ngga masalah, yang penting semua jagoan di lapangan futsal sudah berusaha maksimal. Toh dari semua yang ada di sekolah, menurutku mereka lah yang paling capek, paling tertekan, malu dan sebagainya. Tapi sore menjelang pulang ada seseorang yang matanya sembab dan menangis Ketika ditanya "kamu kenapa, jagoan???" bukan sang jagoan yang menjawab tapi temannya, katanya "gimana coba bu, kalo udah kalah malah dipojokkin enak ngga??" Duuuhhh, makin bingung... ada apa sebenar...

Senin yang melelahkan

Hari ini saya masuk lagi ke sekolah seperti biasanya. Yang berbeda adalah selama 2 hari saya tidak di sekolah. Pagi hari pada jam pertama saya masuk ke kelas XII IPS. Awalnya sih, karena bertemu dengan guru matematika yang mengatakan "anak2 IS (sebutan untuk anak-anak jurusan IPS) ngga mau belajar, udah deh bu Indah aja yang masuk." Ketika masuk kelas XII IPS daya bertanya, "kok ngga belajar matematiknya?" anak2 pun menjawab, "males, bu..udah bu Indah aja yang masuk, sekalian kita mau ngobrol" Akhirnya saya memberikan materi bidang bimbingan belajar tentang melanjutkan ke perguruan tinggi. amazing juga melihat para siswa menyimak dengan cermat semua keterangan dari saya. Padahal sebelumnya saya sering dengar dari guru2 lain kalimat "duh, anak IS pada males banget belajar" Setelah selesai 1 jam pelajaran saya pun keluar kelas, dan "ngobrol" dengan anak lain yang sedang mengerjakan tugas wawancara pelajaran Bahasa Indonesia.ka Perbi...

Pertandingan Baseball

Pagi ini saya nonton Pertandingan Baseball di GOR bogor. Memang sih, tim jagoan SMA Bina Insani harus kalah. Tapi ngga masalah.. Memang sejak awal mereka tidak yakin akan dapat mengalahkan tim lawan, namun mereka masih berusaha meyakinkan diri bahwa mereka akan dapat mengalahkan tim lawan yang ternyata merupakan para pemain handal. Para jagoan saya itu datang dari keluarga berada, dan biasa terlayani semua kepentingannya dan tercukupi semua kebutuhannya. Mungkin selama ini para jagoanku itu tidak pernah susah mendapatkan semua keinginannya sehingga jiwa kompetisi mereka seringkali rendaha rendah, dan daya juang mereka seringkali juga rendah. Biasanya ketika menghadapi masalah mereka akan cenderung "lari" dengan cara diam dan marah dan tidak mau menghadapi hal serupa. Namun saya yakin, para jagoan sekolah ku itu belajar tentang sportifitas, bermain bersih, dan belajar kompetisi. Walaupun mereka tersenyum, namun saya bisa membaca mimik muka mereka yang "ditekuk."

Melayani Sepenuh Hati

Ada banyak sekali hal yang memengaruhi bagaimana guru BK atau konselor sekolah bertindak, dinilai dan memberikan layanan. Sikap pimpinan, pekerjaan mengurus administrasi, sikap rekan sejawat, pandangan yang kadang mengecilkan keberadaan guru BK di sekolah. Namun lepas dari semua hal yang mungkin tidak menyenangkan itu tetap harus diingat dan diperhatikan, yang dihadapi oleh seorang guru BK adalah manusia-manusia yang memiliki perasaan sama seperti dirinya sendiri. Ada pepatah yang mengatakan "perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan." Siswa yang datang ke sekolah berasal dari berbagai macam latar belakang, ketika pagi atau siang siswa datang mungkin ada yang masih ngantuk , belum sarapan, bete, habis diomelin, ngga dikasi uang jajan, dan banyak lagi alasan yang sering terjadi dan seringkali bagi orang yang tidak ada dalam posisi itu akan menjadi "alesan aja" sehingga sering ketika siswa datang ke sekolah guru akan marah, atau malah ikutan jadi bete, ...

Me, as a Counselor

udah lama ga nulis... Sekarang aku mengajar di Sekolah Bina Insani Bogor, unit SMA. Aku jadi guru pembimbing alias konselor alias guru BK... Hari pertama datang ke sekolah pas banget rapat orang tua siswa bari kelas X (hari Sabtu tanggal 16 Juli 2011).... Hari itu ditunjukkin lah aku sebuah ruangan yang udah lebih kurang 6 bulan jadi "ruang kosong" karena guru pembimbing yang lama diterima jadi PNS di Pemkab Bogor. Hari selanjutnya, Senin... 18 Juli 2011 Buat ku It was the first day to be a counselor Bingung juga pertama jadi 'the real school counselor' bukannya apa2 aku udah lama ga ngajar SMA dan bekerja di bidang yang udah membuat ku punya gelas S,Pd (Sarjana Pendidikan).... But I think that's life..... Yang pertama aku lakukan dalam kondisi bingung *mau apa dulu ya, pasti banyak banget yang harus dikerjakan* aku merapikan ruang BK, setelah itu baca berkas2 administrasi lama (Alhamdulillah pendahulu ku meninggalkan admiasinistri yang rapi dan lumayan l...