Hmmmm.... lamaaaaaa banget saya ngga nulis. Sebetulnya bisa saja saya menyempatkan diri untuk menulis walaupun sebentar dan hanya satu paragraf. Tapi beribu alasan saya endapkan dalam benak untuk mendukung rasa malas saya. Ada saja alasan yang saya buat untuk mendukung kemalasan saya. Mulai dari banyak kerjaan, ada siswa konsultasi, mau ke kantin, ada urusan penting, ngantuk sampai dengan lahi ngobrol sama mama... hahahahaha... padahal kalo aja saya mau sedikit memberikan ruang untuk jari jemari saya ketak ketik di sini tentunya banyak sekali hal yang bisa saya ceritakan.
Kadang saya juga bingung apa dulu yang akan saya ceritakan disini.. terlalu banyak cerita yang saya lihat dan pelajari dalam keseharian saya. Mulai dari celotehan murid-murid saya yang usil sampai dengan pertemuan saya yang hanya sesekali dengan kakek tukang kerupuk warna-warni yang membuat saya selalu bersyukur untuk rangkaian cerita hidup yang Allah SWT takdirkan untuk saya... ciyeeee....
Kenapa coba saya menulis lagi??
Jawabannya singkat, PENGEN...hehehehehe...
Daripada daya mengeluarkan rentetan alasan untuk mendukung tujuan saya menulis, rasanya itulah kata yang tepat untuk saat ini....
Ada banyak sekali hal yang memengaruhi bagaimana guru BK atau konselor sekolah bertindak, dinilai dan memberikan layanan. Sikap pimpinan, pekerjaan mengurus administrasi, sikap rekan sejawat, pandangan yang kadang mengecilkan keberadaan guru BK di sekolah. Namun lepas dari semua hal yang mungkin tidak menyenangkan itu tetap harus diingat dan diperhatikan, yang dihadapi oleh seorang guru BK adalah manusia-manusia yang memiliki perasaan sama seperti dirinya sendiri. Ada pepatah yang mengatakan "perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan." Siswa yang datang ke sekolah berasal dari berbagai macam latar belakang, ketika pagi atau siang siswa datang mungkin ada yang masih ngantuk , belum sarapan, bete, habis diomelin, ngga dikasi uang jajan, dan banyak lagi alasan yang sering terjadi dan seringkali bagi orang yang tidak ada dalam posisi itu akan menjadi "alesan aja" sehingga sering ketika siswa datang ke sekolah guru akan marah, atau malah ikutan jadi bete, ...
Komentar