Langsung ke konten utama

Renovasi Rumah

Setelah 9 tahun mendiami rumah ini, kami--tepatnya sih mama yang semangat mau renovasi rumah. Dan seperti dulu ketika kami pertama membangun rumah ini, mama minta saya untuk mengurus detail. Mulai dari mencatat prioritas bagian rumah yang perlu diperbaiki sampai dengan pergi ke toko material untuk membeli bahan2 bangunan yang kami perlukan. Ini bedanya, ketika pertama membangun rumah ini kami memyerahkan kepada pihak pemborong urusan belanja material, sedangkan sekarang saya bersama pemborong yang sama datang dan memilih langsung barang yang akan kami.
Banyak yang saya pelajari ketika datang ke material dan memilih bahan-bahan bangunan yang akan digunakan. Misalnya saat saya memilih cat tembok yang akan saya gunakan. Dari mas sales cat saya belajar bahwa secara umum kualitas cat dibagi menjadi dan yaitu kualitas premoum dan medium. Yang membedakan adalah masing-masing cat itu menggunakan teknologi yang mutakhir atau tidak. cat dengan kualitas medium biasanya menggunakan teknologi yang standar saja, sedangkan cat dengan kualitas premium menggunakan teknologi mutakhir seperti color locked, lapisan dupont dan sebagainya.
Mas sales juga mengatakan pada saya bahwa semua cat tidak dengan serta merta dapat menuutp retak rambut pada tembok. Untuk menutup retak rambut ada proses yang harus dilakukan agar hasil cat jadi maksimal.
Untuk menutup retak rambut pada tembok lama yang perlu dilakukan pertama adalah mengikis cat lama, lalu ditutup dengan plamir yang berfungsi menutup atau menambal retak-retak rambut. Setelah itu tembok di ampelas agar lebih halus, dilanjutkana dengan melapisi tembok dengan cat dar agar proses menutup retakan lebih sempurna, terakhir barulah melakukana pengecatan dengamn warna cat yang dipilih. Jika tembok tidak terlenoh dulu ditambal dengam plamir dan dilanjutkan ditutup dengan cat dasar, maka hasil pengecatan tidak akan maksimal, dan retak rambut tetap akan terlihat.
semoga ilmj yang saya dapat hari ini bermanfaat untuk orang lain....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melayani Sepenuh Hati

Ada banyak sekali hal yang memengaruhi bagaimana guru BK atau konselor sekolah bertindak, dinilai dan memberikan layanan. Sikap pimpinan, pekerjaan mengurus administrasi, sikap rekan sejawat, pandangan yang kadang mengecilkan keberadaan guru BK di sekolah. Namun lepas dari semua hal yang mungkin tidak menyenangkan itu tetap harus diingat dan diperhatikan, yang dihadapi oleh seorang guru BK adalah manusia-manusia yang memiliki perasaan sama seperti dirinya sendiri. Ada pepatah yang mengatakan "perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan." Siswa yang datang ke sekolah berasal dari berbagai macam latar belakang, ketika pagi atau siang siswa datang mungkin ada yang masih ngantuk , belum sarapan, bete, habis diomelin, ngga dikasi uang jajan, dan banyak lagi alasan yang sering terjadi dan seringkali bagi orang yang tidak ada dalam posisi itu akan menjadi "alesan aja" sehingga sering ketika siswa datang ke sekolah guru akan marah, atau malah ikutan jadi bete, ...

Kenapa jagoan nangis?

Pagi2 tadi berusaha berangkat lebih pagi... Tapi kok sampai sekolah tetap jam 06.40 ya?? Padahal tadi pagi diantar oleh Valentino Rossita...hehehe.. Seharian ngobrol sama siswa tentang cita-cita, sekolah, bekerja dan masih buanyyaaaakkkk lagi.. seru kalo ngobrol sama mereka, selalu ada aja cerita tertawa.. Jam 13.45WIB diumumkan semua siswa SMA Bina Insani dipulangkan, dan semua siswa diminta menjadi supporter pertandingan futsal (Bina Insani VS Tridharma 2) dan hasilnya BI kalah 7-2 Bagiku ngga masalah, yang penting semua jagoan di lapangan futsal sudah berusaha maksimal. Toh dari semua yang ada di sekolah, menurutku mereka lah yang paling capek, paling tertekan, malu dan sebagainya. Tapi sore menjelang pulang ada seseorang yang matanya sembab dan menangis Ketika ditanya "kamu kenapa, jagoan???" bukan sang jagoan yang menjawab tapi temannya, katanya "gimana coba bu, kalo udah kalah malah dipojokkin enak ngga??" Duuuhhh, makin bingung... ada apa sebenar...

Nulis,

Nulis, Sejak kapan saya nulis? Kalo nulis diary sejak SD. Karena papa saya nyiapin diary yang isinya perjalanan hidup saya sejak lahir. Saya juga "dibuat suka baca" oleh mama saya. So, saya akrab dengan buku sejak saya belum dapat membaca secara lancar😅. Saking sukanya saya sama buku, saya pernah punya perpustakaan pribadi dan salah satu cita2 saya adalah punya taman bacaan. Tapi sekarang buku2nya banyak yang sudah saya sumbangkan ke bbrp taman bacaan dan perpustakaan. Lalu, sejak kapan saya suka nulis serius? Yes, setiap tulisan butuh keseriusan, ketelitian dan pengetahuan dalam. Karena sebelum menulis kita harus banyak membaca dan belajar. Saya mulai serius nulis sebetulnya sejak saya masih berprofesi sebagai staf humas di @mitranetra. Yang saya tulis yaaa seputar pekerjaan dan kegiatan bidang humas. Menulisnya pun hanya di blog. Saya semakin serius nulis sejak bergabung dalam Komunitas Menulis Online karena ada tugas dan target ...hehehe. Lalu, saya mendapat ...