Niat hati malam2 online buat cek email dan ada hal yang ingin saya tulis. Tapi belum juga niat saya kesampaian tiba-tiba ada sms dari teman, katanya "tlp gw in, skg!"
Ada apa ya??
Saya langsung telpon dia dan bercerita lah dia panjang x lebar..hehe..
Singkatnya, dia sedang bertengkar dengan sahabat karibnya, dan yang membuat saya agak bingung, pertengakaran mereka menyebut-nyebut nama saya.
Sebut saja namanya R dan S.
S merasa bahwa sekarang R dekat dengan saya dan dalam sms yang dikirm kepada R, S berkata "seneng ya udah punya temen baru, udah ngga usah cari gw!"
Ada apa sih sebenarnya? masa cuma berteman dan ngobrol aja jadi sesuatu yang membuat seseorang marah? Saya kan bukan dekat dengan pacar, atau pasangan hidupnya. Cuma teman.
Saya pun tidak ada maksud menjauhkan R dengan S.
Setelah sms-sms yang diisi dengan bahasa-bahasa kasar, maka R bertanya kepada saya mengenai cara penyelesaian masalah yang baik dengan temannya itu.
katanya "gw bingung harus gimana, dari tadi katanya jangan cari gw tapi dia sms gw melulu"
Lalu saya bilang pada R,
Kalo orang begitu, biasanya dia butuh waktu buat cooling down sendiri. Walaupun dia bilang "jangan cari gw, jangan hubungi gw atau jangan-jangan yang lain, sebetulnya itu cara dia untuk menyampaikan rasa khawatirnya. Dan dalam hal ini dia khawatir kehilangan temannya, padahal mungkin itu hanya cara berpikirnya yang salah.
Memang ada orang yang menjadi posesif dalam suatu hubungan--berteman, bersahabat, pacaran--tapi bukan kah itu akan merusak dirinya sendiri? karena sikap posesif biasanya muncul dari rasa ketakutan yang tinggi atau rasa tidak percaya?
Bukan kah ketika kita berhubungan dengan seseorang--sebagai siapa pun dia-- modal utama adalah rasa percaya?
Sikap posesif juga akan membuat pola hubungan menjadi kurang baik, karena ada salah satu pihak yang terus merasa sudah banyak memperhatikan namun tidak mendapat perlakuan timbal balik yang sesuai. Dan adapula pihak yang merasa terlalu dikekang dan diamati dalam keseharian.
Lagipula, bukankah kita masih memiliki teman lain dan kehidupan pribadi masing-masing.
Ada orang yang bilang, satu hubungan itu seperti pasir, jika digenggam terlalu erat maka ia akan keluar dari sela-sela jari kita sedikit demi sedikit.
Atau kadang orang bilang "kalo dipeluk terlalu erat, lama-lama sesek nafas...jadi mendingan agak longgar aja "
Wallahu'alam....
Ada apa ya??
Saya langsung telpon dia dan bercerita lah dia panjang x lebar..hehe..
Singkatnya, dia sedang bertengkar dengan sahabat karibnya, dan yang membuat saya agak bingung, pertengakaran mereka menyebut-nyebut nama saya.
Sebut saja namanya R dan S.
S merasa bahwa sekarang R dekat dengan saya dan dalam sms yang dikirm kepada R, S berkata "seneng ya udah punya temen baru, udah ngga usah cari gw!"
Ada apa sih sebenarnya? masa cuma berteman dan ngobrol aja jadi sesuatu yang membuat seseorang marah? Saya kan bukan dekat dengan pacar, atau pasangan hidupnya. Cuma teman.
Saya pun tidak ada maksud menjauhkan R dengan S.
Setelah sms-sms yang diisi dengan bahasa-bahasa kasar, maka R bertanya kepada saya mengenai cara penyelesaian masalah yang baik dengan temannya itu.
katanya "gw bingung harus gimana, dari tadi katanya jangan cari gw tapi dia sms gw melulu"
Lalu saya bilang pada R,
Kalo orang begitu, biasanya dia butuh waktu buat cooling down sendiri. Walaupun dia bilang "jangan cari gw, jangan hubungi gw atau jangan-jangan yang lain, sebetulnya itu cara dia untuk menyampaikan rasa khawatirnya. Dan dalam hal ini dia khawatir kehilangan temannya, padahal mungkin itu hanya cara berpikirnya yang salah.
Memang ada orang yang menjadi posesif dalam suatu hubungan--berteman, bersahabat, pacaran--tapi bukan kah itu akan merusak dirinya sendiri? karena sikap posesif biasanya muncul dari rasa ketakutan yang tinggi atau rasa tidak percaya?
Bukan kah ketika kita berhubungan dengan seseorang--sebagai siapa pun dia-- modal utama adalah rasa percaya?
Sikap posesif juga akan membuat pola hubungan menjadi kurang baik, karena ada salah satu pihak yang terus merasa sudah banyak memperhatikan namun tidak mendapat perlakuan timbal balik yang sesuai. Dan adapula pihak yang merasa terlalu dikekang dan diamati dalam keseharian.
Lagipula, bukankah kita masih memiliki teman lain dan kehidupan pribadi masing-masing.
Ada orang yang bilang, satu hubungan itu seperti pasir, jika digenggam terlalu erat maka ia akan keluar dari sela-sela jari kita sedikit demi sedikit.
Atau kadang orang bilang "kalo dipeluk terlalu erat, lama-lama sesek nafas...jadi mendingan agak longgar aja "
Wallahu'alam....
Komentar
salam kenal ^.^
makasi banyak ya untuk komen dan masukannya...